Aplikasi Kuesoner Pa Skrining Perkembangan Mobile Pada Kader Bina Keluarga Balita Dengan Model Pembelajaran Jigsaw

(Studi Dilakukan di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada)

  • Ni Wayan Dewi Tarini Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Ketut Erawati
  • Ni Ketut Erawati
  • Ni Nyoman Ayu Dwi Astini
  • Wigutomo Gozali

Abstract

Masa tumbuh kembang anak adalah masa yang sangat beresiko bagi setiap kehidupan anak, kegagalan anak untuk bertumbuh dan berkembang akan berdampak pada tahap pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya. Salah satu masalah yang sering terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu keterlambatan tumbuh kembang anak (developmental delay) (Tanuwijaya, 2003). Di Desa Padangbulia, Sukasada saat ini terdapat  237 orang balita usia 0-5 tahun, dan terdapat satu orang balita yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Berdasarkan wawancara dengan Bidan Desa Padangbulia yang dilakukan tanggal 1 Pebruari 2019, pemantauan tumbuh kembang balita di Desa Padangbulia sepenuhnya dilakukan oleh Kader Bina Keluarga Balita (BKB) secara rutin setiap bulan melalui kegiatan Posyandu. Selama ini di Desa Padangbulia, pemantauan tumbuh kembang pada balita dilakukan secara manual dengan menggunakan lembar Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Kader BKB belum pernah terpapar metode KPSP mobile  yang lebih praktis dalam penggunaannya dan dapat diaplikasikan secara langsung oleh orangtua dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak balitanya. Sosialisasi penggunaan aplikasi KPSP mobile pada kader BKB dilaksanakan dengan model pembelajaran jigsaw karena model pembelajaran ini memiliki kelebihan dalam pemerataan penguasaan materi oleh peserta dan melatih peserta untuk lebih aktif berbicara serta berpendapat.


Penelitian ini merupakan penelitian tindakan, menggunakan sampel sebanyak 50 orang kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Desa Padangbulia, Sukasada dengan sampling total. Data dikumpulkan dengan cara tes, wawancara dan observasi, dan akan dianalisis secara persentil sederhana.


Dengan metode jigsaw, diperoleh hasil 100% kader BKB di Desa Padangbulia tepat dalam menentukan umur anak saat pemeriksaan, tepat dalam mengisi KPSP dan tepat dalam melakukan interpretasi hasil pemeriksaan KPSP.


Hasil penelitian ini diharapkan dapat menetapkan model pembelajaran jigsaw dalam sosialisasi penggunaan aplikasi KPSP mobile pada kader BKB sehingga seluruh kader BKB dapat menggunakan aplikasi ini dalam melakukan skrining perkembangan balita usia 3 bulan-72 bulan secara rutin di Desa Padangbulia, Sukasada.


 


Kata Kunci: Aplikasi KPSP Mobile, Kader BKB, Model Pembelajaran Jigsaw.

Published
2020-03-30
How to Cite
DEWI TARINI, Ni Wayan et al. Aplikasi Kuesoner Pa Skrining Perkembangan Mobile Pada Kader Bina Keluarga Balita Dengan Model Pembelajaran Jigsaw. MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 161-167, mar. 2020. ISSN 2528-6420. Available at: <http://ejournal.stikesbuleleng.ac.id/index.php/Midwinerslion/article/view/154>. Date accessed: 05 july 2020.